Adu ayam

MENENTUKAN ADU AYAM DARI SISIK DAN WARNA PARUH

MENENTUKAN ADU AYAM DARI SISIK DAN WARNA PARUH Pada artikel kali ini agen s128 akan membahas tentang menentukan adu ayam dari sisik dan warna paruh. S128 dan s1288 merupakan permainan game adu ayam yang dahulunya hanya dapat dilihat dalam arena sabung ayam.

Namun karena perkembangan nya jaman dan teknologi saat ini, maka permainan sabung ayam sudah dapat dimainkan secara online dengan live streaming yang tentunya dapat anda mainkan dari komputer atau melalui smartphone milik anda yang di bantu media internet. Pada saat ini jenis permainan sabung ayam memang telah menjadi seperti tradisi atau kebudayaan tersendiri dalam masyarakat diseluruh Asia. Hal tersebut dapat disebabkan karena kebiasaan atau menjadi suatu hobi masyarakat yang memang sudah rutin memainkan permainan sabung ayam tersebut.

Sabung ayam merupakan sebuah permainan judi yang memang sudah lama populer di Indonesia. Bahkan kini semakin populer di kalangan para pencinta ayam aduan di seluruh Asia maupun di Indonesia. Namun karena di Indonesia adanya larangan perjudian, Maka para penjudi ayam adu kini beralih menggunakan layanan online untuk menikmati keseruan bermain judi ayam dengan kecanggihan teknologi internet online.

S128 sabung ayam – Memilih seekor adu ayam yang bagus dengan mempunyai ciri-ciri yang umum, alangkah baiknya anda harus memperhatikan warna paruh dan warna kaki. Warna paruh dan warna kaki yang tak seimbang akan mempengaruhi frekuensi pukulan dari adu ayam tersebut. Warna paruh dan warna kaki yang seimbang adalah jika warna sisik kaki kuning dan hitam maka paruhnya harus juga berwarna kuning dan mempunyai warna hitam yang sama berat antara sebelah kiri dengan sebelah kanan.

Disamping itu, adu ayam juga mempunyai garis diatas paruhnya. Mulai dari ujung paruh sampai ke pangkal hidungnya. Biasanya garis diatas paruh berwarna hitam atau berwarna merah saga sesuai dengan warna kakinya. Karena adu ayam seperti ini sangat bagus mengontrol pukulannya. Dan adu ayam jenis ini mempunyai kelebihan disamping bisa mengontrol pukulan. Yang dimana adu ayam akan langsung melakukan pukulan dan mempunyai frekuensi pukulan yang tinggi.

Sehingga dengan cepat dapat merobohkan lawan dalam pertarungan. Jika jari kaki adu ayam yang paling belakang pendek berarti adu ayam dapat melakukan pukulan tanpa harus mematuk dulu. Dan biasanya tidak mendorong lawan dalam berkelahi. Jika jari kaki adu ayam yang paling belakang panjang berarti ayam mematuk dulu baru melakukan pukulan dan ayam seperti ini memiliki pukulan yang lebih keras dari pada ayam yang memiliki jari kaki belakang pendek.

Dan biasanya ayam seperti ini lebih suka mendorong lawan waktu berkelahi. Di dalam arena, ayam yang memiliki pukulan bagus atau ayam tersebut mempunyai kelebihan dari lawannya. Seringkali kalah disebabkan merosotnya stamina ayam dan pendeknya nafas ayam tersebut. Maka dari itu, lakukan penjemuran untuk memperpanjang nafas ayam yang bisa membantu dengan pemberian telor penyu. Telor penyu selain dapat memperpanjang nafas ayam juga bisa untuk memperkuat daya tahan ayam atau stamina ayam.

Sabung ayam s128 – Pemberian telor penyu 2 hari sebelum ayam terjun ke arena, dengan cukup diberikan 1 butir telor penyu. Usahakan untuk adu ayam yang bertarung jangan berasal dari induk betina yang sama, karena salah satu dari adu ayam akan terkena bisa dari pukulan saudaranya sehingga akan membuat ayam menjadi cacat.

Tidak perlu ragu untuk bermain di situs agen s128 ayam judi online StationBet88.com, karena anda pun sebagai salah 1 peminat dalam bermain sabung ayam di tempat kami, untuk mendaftar tidak perlu repot lagi karena anda bisa segera daftarkan diri anda untuk bermain bersama karena kami sudah memiliki beberapa promo bonus yang nantinya akan kami berikan kepada anda juga untuk bermain sabung ayam.

WWW.STATIONBET88.COM

Silahkan Hubungi Kami Melalui:
LIVECHAT : www.StationBet88.com
WHATSAPP : (+855) 9669 53300
WHATSAPP : (+855) 8173 9597
LINE : STATIONBET
WECHAT : STATIONBET

Selamat Bergabung dan Selamat Menikmati Permainan Dari Situs Kami.